Analogi Titik Didih Air dan Kemampuan Belajar Seseorang

Sebuah teori menyatakan bahwa memasak air di pegunungan lebih cepat mendidih dibandingkan dengan memasak air di daerah pantai. Alasan utamanya karena titik didih air di pegunungan lebih kecil dari pada titik didih air di dataran rendah. Dengan demikian, sebelum mencapai suhu 100° air akan mendidih ketika dipanaskan di dataran tinggi. Titik didih air berbanding terbalik dengan ketinggian suatu tempat terhadap permukaan laut. Hal ini berhubungan dengan tekanan udara di atas permukaan zat cair. Semakin tinggi suatu tempat, semakin kecil tekanannya. Begitu juga sebaliknya. Ketika tekanan udara di atas permukaan zat cair kecil maka air akan lebih mudah mendidih. Oleh karena itu, air akan cepat mendidih ketika dimasak di daerah pegunungan atau dataran tinggi.

Setiap orang dilahirkan dengan bahan otak yang sama. Tapi kenapa ada yang berkemampuan tinggi, sehingga mudah dalam mempelajari banyak hal. Ada juga yang mengeluh karena sulit mempelajari sesuatu ketika beberapa orang lain menganggapnya mudah.

Sebuah teori pendidikan menyatakan bahwa kemampuan seseorang merupakan bawaan sejak lahir. Sedangkan teori lain menyatakan bahwa kemampuan seseorang dipengaruhi oleh lingkungan.

Berdasar pada teori mana pun yang jelas terlihat bahwa ada dua jenis orang berdasarkan kemampuannya dalam belajar. Orang yang mudah belajar dan orang yang sulit belajar.

Kita bisa menganalogikan kemampuan belajar seseorang dengan ketinggian suatu tempat dihitung dari permukaan laut. Sedangkan kemudahan menangkap informasi sebagai kemudahan mendidihnya air di suatu tempat berdasarkan ketinggiannya dari permukaan laut.

Semakin tinggi suatu tempat, semakin mudah air mendidih di tempat tersebut. Seseorang yang memiliki kemampuan tinggi dalam belajar akan cepat menerima pesan atau pun informasi seperti mudahnya air mendidih pada tempat yang tinggi, jauh dari permukaan laut. Tanpa perlu energi berarti, orang jenis ini bisa menunjukkan kemajuan belajar yang hebat.

Semakin dekat dengan permukaan laut, semakin lama air mendidih di tempat tersebut. Seseorang yang memiliki kemampuan belajar yang tidak terlalu tinggi akan sulit menerima pesan atau informasi seperti sulitnya air mendidih di tempat yang rendah, dekat dengan permukaan laut.

Namun, di tempat mana pun baik dataran tinggi atau pun rendah air akan tetap mendidih. Bagaimana pun kemampuan belajar seseorang, akan bisa memberikan hasil yang sama tetapi dengan usaha yang berbeda. Orang dengan kemampuan belajar yang tidak terlalu tinggi harus berusaha lebih keras dibanding orang dengan kemampuan belajar yang tinggi agar keduanya dapat memperoleh hasil yang sama. Tidak ada alasan seseorang mengeluh tidak dapat mencapai hasil yang sama dengan orang lainnya karena memiliki kemampuan belajar yang kurang. Cukup dengan usaha lebih keras agar dapat menyamai hasil yang diperoleh oleh orang dengan kemampuan belajar yang lebih tinggi.

Tulisan ini terkait dengan tulisan pada kategori Fisika.

Bagikan

Oleh Opan pada
Seorang guru matematika yang hobi menulis tiga bahasa, yaitu bahasa indonesia, matematika, dan php. Dari ketiganya terwujudlah website ini sebagai sarana berbagi pengetahuan yang dimiliki.

Demi menghargai hak kekayaan intelektual, mohon untuk tidak menyalin sebagian atau seluruh halaman web ini dengan cara apa pun untuk ditampilkan di halaman web lain atau diklaim sebagai karya milik Anda. Tindakan tersebut hanya akan merugikan diri Anda sendiri. Jika membutuhkan halaman ini dengan tujuan untuk digunakan sendiri, silakan unduh atau cetak secara langsung.

Kunjungan Halaman Bulan Ini
Protected by Copyscape CodeCogs - An Open Source Scientific Library