Belajar Matematika Jangan Hanya Menghapal Rumus Karena Dia Bukan Mesin Penghasil Jawaban

"Pak, untuk ngerjain soal matematika ini pake rumus yang mana?"

Baik secara langsung atau tidak mungkin Anda pernah mengajukan pertanyaan seperti itu. Bagi seorang guru, mungkin pertanyaan itu juga pernah didengar dari beberapa siswanya yang sedang belajar matematika. Yah, begitulah fenomena belajar matematika. Beberapa siswa berpikir bahwa untuk menyelesaikan suatu soal matematika adalah dengan secara langsung menggunakan rumus tertentu, sehingga tiap mendapat soal matematika yang terpikirkan adalah rumus. Ada benarnya juga, karena beberapa soal matematika bisa diselesaikan hanya satu rumus. Namun, tidak semua soal matematika dapat diselesaikan dengan cara tersebut.

Judul post ini sekaligus mengkritik pendapat orang yang bilang bahwa hanya dengan menghapal rumus bisa pintar matematika. Bahkan sebagian orang/kelompok memanfaatkan kesalahkaprahan ini untuk meraup keuntungan. Banyak bermunculan penyedia jasa bimbingan belajar dengan embel-embel rumus cepat yang menawarkan metode penyelesaian soal matematika dengan sangat cepat dan singkat. Siswa pun dihadapkan pada sesuatu yang bersifat instan. Akibatnya, segala tujuan ingin dicapai secara instan. Ingat bahwa hasil yang baik dengan diiringi proses yang baik akan menghadirkan kualitas yang baik pula. Hasil baik yang diperoleh dari proses yang kurang baik, mengakibatkan kualitas tidak bisa bertahan lama.

Metode rumus cepat menitikberatkan hapalan daripada pemahaman. Padahal, rumus cepat sebenarnya diperoleh dari rumus formal, tetapi dimodifikasi menjadi bentuk akhirnya saja. Orang yang sudah paham betul bagaimana menyelesaikan soal secara sistematis mungkin saja mempunyai rumus cepat tersendiri. Kebiasaan menggunakan rumus cepat dalam menyelesaikan soal akan mengakibatkan ketergantungan yang berefek pada sikap cuek terhadap proses formal. Diperlukan kehati-hatian jika terbiasa menggunakan rumus cepat dalam menyelesaikan soal. Tidak semua soal bisa diselesaikan dengan satu rumus cepat. Rumus cepat biasanya hanya dapat digunakan untuk menyelesaikan soal dengan kriteria tertentu. Jika tidak paham proses formalnya, penggunaan rumus cepat yang keliru akan berakibat jawaban yang dihasilkan menjadi salah. Jangan salahkan rumusnya, kesalahan tersebut terjadi karena keteledoran pengguna rumus. Pecandu rumus cepat akan merasa sangat bingung ketika dihadapkan pada soal dengan jenis beragam.

Rumus Matematika Bukan Mesin Penghasil Jawaban

Rumus matematika bukanlah mesin yang bisa menghasilkan jawaban untuk berbagai soal matematika. Rumus matematika merupakan komponen-komponen mesin yang harus dirakit terlebih dahulu agar dapat digunakan untuk menjawab soal matematika. Diperlukan kemampuan berpikir sistematis untuk menyusun rumus-rumus agar menjadi berguna dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Untuk mencapai kemampuan tersebut perlu adanya kemauan belajar dan berlatih secara konsisten. Juga, selalu mengutamakan proses daripada terburu-buru memperoleh hasil.

Memang rumus cepat itu mempunyai keuntungan, yaitu bisa membantu menyelesaikan soal secara cepat. Tapi alangkah lebih baik, sebelum memakai rumus cepat terlebih dahulu pahami konsepnya dengan benar.

Oleh Opan
Diperbaharui
Dibuat 13/11/2012
Seorang guru matematika yang hobi menulis tiga bahasa, yaitu bahasa indonesia, matematika, dan php. Dari ketiganya terwujudlah website ini sebagai sarana berbagi pengetahuan yang dimiliki.

Demi menghargai hak kekayaan intelektual, mohon untuk tidak menyalin sebagian atau seluruh halaman web ini dengan cara apa pun untuk ditampilkan di halaman web lain atau diklaim sebagai karya milik Anda. Tindakan tersebut hanya akan merugikan diri Anda sendiri. Jika membutuhkan halaman ini dengan tujuan untuk digunakan sendiri, silakan unduh atau cetak secara langsung.

Asas Utama dan Prinsip Pembelajaran Quantum
Pentingnya Pemahaman Mengenai Proses Sebelum Memperoleh Hasil pada Saat Belajar Matematika


Kunjungan Halaman Bulan Ini
Protected by Copyscape CodeCogs - An Open Source Scientific Library