Proses Ilmiah Berbisnis Online: Rumuskan Masalah dan Temukan Jawabannya

Saya merasa telah sukses menjalankan bisnis online. Walaupun hasil yang saya peroleh saat ini tidak begitu besar tapi saya merasa itu adalah sebuah pencapaian. Sekecil apa pun pencapaian perlu disyukuri sambil terus berusaha untuk memperoleh hasil yang lebih besar.

Aktivitas bisnis online yang saya jalankan saat ini merupakan sebuah proses yang saya awali dengan memulai menyusun bagian-bagian kecil sebagai bahan keberhasilan berbisnis online. Bahan-bahan tersebut saya peroleh melalui petanyaan yang saya susun kemudian saya cari jawabannya sendiri.

Pertanyaan pertama saya adalah apakah ada kegiatan di dunia maya yang memberikan penghasilan? Jawaban yang saya peroleh adalah YA. Saya menyimpulkan jawaban tersebut melalui informasi dari berbagai sumber dan terbukti beberapa orang telah mendapatkan penghasilan dari kegiatan bisnis online.

Pertanyaan berikutnya adalah jenis bisnis online apa yang menghasilkan banyak uang? Pertanyaan tersebut saya ajukan langsung ke teman yang saya yakini mengerti akan hal tersebut. Jawaban teman saya mengenai bisnis online yang menghasilkan uang yang cukup besar adalah adsense. Tapi syaratnya harus punya website.

Muncul dua pertanyaan dari jawaban terakhir tersebut. Apakah adsense itu dan bagaimana cara membuat website?

Jawaban mengenai adsense saya peroleh dari hasil browsing. Penjelasan yang saya peroleh dari beberapa sumber mengatakan bahwa adsense merupakan produk google untuk pemilik website atau blog (disebut sebagai publisher). Pemilik website atau blog mendaftarkan websitenya ke adsense. Jika diterima maka akan mendapat akun. Melalui akun tersebut terdapat script yang jika dipasang di website bisa memberikan kesempatan pemilik website untuk mendapat penghasilan.

Saya juga browsing mengenai bagaimana cara membuat website. Dari semua sumber yang saya peroleh, saya merasa bingung. Tapi saya tidak berhenti untuk mencari jawaban mengenai bagaimana membuat website. Hingga akhirnya saya bertemu teman yang merupakan mahasiswa jurusan ilmu komputer. Saya bertanya langsung kepada beliau bagaimana membuat website. Beliau menunjukkan kepada saya file-file html hasil kreasi beliau yang membuat saya bingung. Selanjutnya beliau menjelaskan mengenai wordpress serta bagaimana menginstallnya di localhost. Tiba di rumah, saya mencobanya langsung dan gak berhasil. Saya kembali lagi bertanya dan meminta teman saya untuk menjelaskannya sambil mempraktikannya langsung di komputer beliau. Pulang ke rumah, saya coba kembali dan berhasil.

Pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah bagaimana caranya agar website yang saya buat bisa diakses oleh pengguna internet di seluruh dunia? Lagi-lagi saya browsing untuk mendapat jawabannya dan lagi-lagi saya merepotkan teman saya dengan pertanyaan-pertanyaan mendasar mengenai bagaimana cara agar website yang telah dibuat bisa diakses oleh pengguna internet di seluruh dunia. Jawaban sederhana mengenai pertanyaan tersebut adalah harus memiliki domain dan hosting. File-file website disimpan di hosting yang sudah terhubung dengan suatu domain. Teman saya memberi saran untuk menggunakan domain dan hosting gratis sebagai tempat publish websitenya. Setelah saya mendapat domain dan hosting gratis, saya mengunggah file website yang telah saya buat di localhost ke tempat hosting dengan harapan dapat menjadi sebuah website yang dapat diakses. Beberapa kali saya mencoba dan gagal. Kegagalan tersebut terjadi karena saya benar-benar mencobanya tanpa tahu benar bagaimana langkah yang seharusnya saya lakukan. Saya terus bolak-balik ke cafe internet untuk terus mencobanya. Setelah kegagalan yang saya alami berkali-kali, akhirnya saya berhasil membuat sebuah website yang dapat diakses oleh pengguna internet di seluruh dunia.

Muncul pertanyaan berikutnya. Bagaimana saya megisi konten website yang telah saya buat? Saat ini saya menyadari bahwa saya telah salah membuat urutan prosedur yang benar mengenai pembuatan website. Urutan pembuatan website yang sebenarnya adalah memiliki tema dan konten terlebih dahulu, membuat website, dan mengisi website tersebut dengan konten yang sudah ada. Untuk rentang waktu yang cukup lama, website yang telah saya buat vacum dan tidak jelas pemanfaatannya.

Sponsor

Agar lebih profesional, akhirnya saya membeli top level domain dan hosting. Memiliki domain dan hosting yang berbayar membuat saya lebih mudah dalam membuat dan mengelola website. Website yang saya buat pada mulanya menggunakan CMS. Saya menyadari penggunaan CMS ini hanya memberatkan server saja. Sampai sering saya kena suspended dari pihak hosting beberapa kali karena website saya dianggap memberatkan server. Kembali saya bertanya, bagaimana membuat website tanpa CMS? Ternyata jawaban dari pertanyaan ini cukup mendasar, yaitu dengan membuat website statis berbasis html. Kelebihan website statis adalah lebih ringan diakses. Saya belajar mengenai html dan mencoba menerapkannya. Beberapa minggu saya susun ulang website yang telah saya buat menggunakan CMS menjadi website html. Cukup rumit juga, karena banyak file yang harus saya kelola. Sampai akhirnya saya bertanya, bagaimana agar pengelolaan website berbasis html ini mudah mengelolanya? Jawabannya adalah dengan menggunakan php. Penggunaan php memudahkan saya dalam pengelolaan website statis. Untuk mengubah salah satu bagian website, saya tidak perlu melakukan perubahan terhadap seluruh file website. Saya cukup mengubah satu file saja dan kemudian secara otomatis akan berefek pada seluruh halaman website.

Sempat saya menggunakan beberapa layanan blog gratis seperti wordpress.com dan blogger.com. Tapi akhirnya saya kembali menggunakan hosting untuk publish website saya.

Memikirkan konten website membuat saya lupa memikirkan bisnis online. Saya terus mengisi konten dengan tema yang telah saya tetapkan. Ternyata tema yang saya ambil untuk website yang saya buat cukup diminati. Pageview website saya meningkat walaupun tidak signifikan. Hingga akhirnya saya kembali memikirkan bagaimana agar website saya yang sudah banyak pageviewnya bisa saya manfaatkan untuk memperoleh penghasilan.

Saya daftarkan website saya ke google adsense. Sempat gagal, tapi tidak lama kemudian setelah saya berkonsultasi dengan seorang teman, saya berhasil mendapat akun adsense. Saya pasang script iklan dari adsense di website yang telah saya buat. Saya cek secara berkala penghasilan yang saya peroleh dari iklan yang saya pasang di website. Ternyata saya hanya mendapatkan uang receh. Sangat jauh dari harapan. Bahkan untuk mengganti biaya koneksi internet untuk sebulan pun tidak mencukupi.

Kembali saya memiliki pertanyaan, bagaimana agar penghasilan dari iklan di website saya meningkat? Untuk menemukan jawabannya saya kembali belajar dari beberapa sumber. Saya membeli buku tentang adsense, saya membaca tulisan blog yang membahas tentang adsense, bertanya kepada teman yang berpengalaman, dan sebagainya. Ternyata kuncinya adalah mengatur website agar banyak pengunjungnya.

Timbul pertanyaan, bagaimana agar pageview website saya meningkat secara signifikan? Saat itu, metode paling populer untuk meningkatkan pageview adalah blogwalking. Saya menjalankan aktivitas blogwalking hampir setiap hari. Saya taruh link ke website saya di bagian komentar dan di bagian chat box yang terdapat di blog orang lain. Pengaruhnya ternyata tidak cukup signifikan untuk meningkatkan pageview. Saya terus belajar dan mencari jawaban mengenai bagaimana meningkatkan pageview dan akhirnya saya mengetahui bahwa pengunjung terbesar suatu website saat ini adalah melalui mesin pencarian. Website yang berada di urutan pertama mesin pencarian adalah website yang menerapkan Search Engine Optimization dengan tepat.

Saya mempelajari beberapa metode Search Engine Optimization dan mencoba menerapkannya untuk website milik saya. Beberapa metode berhasil saya terapkan. Alhasil, salah satu website saya memiliki pageview tidak kurang dari 3000 perharinya.

Sampai saat ini saya telah mendapat penghasilan pasif yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dari kegiatan bisnis online yang saya bangun.

Semua yang saya ceritakan sebelumnya hanyalah sebuah proses menemukan jawaban dari pertanyaan yang saya buat sendiri. Kunci mendapat pelajaran, mendapat ilmu, serta pengalaman adalah bertanya dan menemukan jawabanya.

Bagikan

Oleh Opan pada
Seorang guru matematika yang hobi menulis tiga bahasa, yaitu bahasa indonesia, matematika, dan php. Dari ketiganya terwujudlah website ini sebagai sarana berbagi pengetahuan yang dimiliki.

Demi menghargai hak kekayaan intelektual, mohon untuk tidak menyalin sebagian atau seluruh halaman web ini dengan cara apa pun untuk ditampilkan di halaman web lain atau diklaim sebagai karya milik Anda. Tindakan tersebut hanya akan merugikan diri Anda sendiri. Jika membutuhkan halaman ini dengan tujuan untuk digunakan sendiri, silakan unduh atau cetak secara langsung.

Kunjungan Halaman Bulan Ini
Protected by Copyscape CodeCogs - An Open Source Scientific Library